DAPATKAN ARTIKEL TERBARU

Saturday, April 10, 2021

Rahasia Menulis Novel untuk Pemula

Penulis Pemula - Dijaman seperti sekarang ini menjadi seorang penulis adalah salah satu bidang yang banyak dimintai. Selain menulis sebagai hobi, jika kita seorang penulis, kita juga akan mendapatkan keuntungan darinya. Oleh karena itu, banyak orang kini bekerja keras untuk mengembangkan bakatnya di bidang ini.

Seperti kita ketahui bersama, di Indonesia banyak sekali penulis baru yang karyanya berkembang pesat. Bukan hanya baru, tapi juga penulis muda. apa yang kamu tunggu? Mungkin ini kesempatan Anda untuk menjadi penulis muda selanjutnya di negara kita. Nah, buat kamu yang masih pemula nggak perlu pusing mencari tempat belajar yang cocok.

Info mengenai penerbitan sebuah buku, Klik disini.

Dari anak-anak hingga kakek-nenek, novel telah menjadi media yang populer untuk banyak profesi saat ini. Membaca novel akan memberi kesan pada orang bahwa mereka terhibur, menambah pengetahuan mereka dan memberikan pengalaman hidup yang sangat berguna melalui cerita yang dijelaskan di dalamnya. Apakah Anda berencana menjadi seorang novelis?


Jangan khawatir. Sebagai novelis, Anda tidak perlu menerbitkan buku. Perkembangan teknologi akan memberikan dukungan yang kuat untuk karir menulis Anda.Anda dapat mengimplementasikan tulisan Anda sendiri di platform berupa aplikasi menulis yang dapat langsung diakses dari perangkat Anda masing-masing.

Jika karya Anda mendapatkan komentar yang baik dan jawaban yang memuaskan dari banyak pembaca, naskah Anda akan segera dilihat oleh penerbit mayor dan akan segera diterbitkan. Anda tahu, ada begitu banyak penulis terkenal yang muncul dengan cara ini.

Bagi kalian yg masih pemula dalam menulis dan masih merasa kurang percaya diri dalam mengembangkan bentuk novel, tidak perlu khawatir. Sekarang, kami akan membahas tips rahasia yang belum Anda ketahui, cara menulis novel untuk pemula. Langsung saja..


1. Pilih Topik Yang Anda Ketahui Dan Relevan Dengan Anda

Sebelum Anda mengambil tindakan lebih mendalam tentang konsep-konsep yang akan Anda sajikan dalam naskah novel. topik adalah hal terpenting yang Anda pikirkan baik-baik. Karena subjek adalah alat utama Anda untuk menulis.

Subjek yang Anda kuasai juga merupakan sesuatu yang Anda tidak akan pernah terhindar dari rencana yang akan Anda pilih. Pilih topik yang sudah dikenal dan pertahankan agar tetap dekat dengan mata Anda. Misalnya, jika Anda suka bermain bulu tangkis, Anda bisa membuat cerita seperti pemain bulu tangkis yang berjuang untuk lolos ke Olimpiade.

Jangan salah dalam memilih, contohnya jika Anda bukan seorang penari, atau tidak tahu apapun tentang tari, jadi angan Anda paksakan untuk membahas topik tersebut.


2. Menentukan Target Pembaca Yang Menjadi Tujuan

Jika Anda akan menuliskan sebuh novel, ada baiknya pahami dulu siapa yang akan menjadi target pembaca yang kamu pilih. Apakah anak-anak, remaja, atau dewasa? Tentukan juga target usia yang akan menjadi incaran mu, karena hal itu berpengaruh dengan topik dan gaya bahasa yang akan kamu pakai.

Jika Anda menargetkan anak-anak dan remaja, sebaiknya tulis karya yang tidak jauh dari penonton dalam cerita yang ringan dan bahasa yang tidak terlalu sulit. Di sisi lain, jika Anda menargetkan orang dewasa atau pembaca yang terbiasa membaca, pilih tema yang berat dan jangan tampilkan cerita tentang percintaan remaja.


3. Tentukan Settingan Yang Akan Anda Jelaskan

Latar settingan merupakan elemen yang sangat penting dalam novel. Pasalnya, adegan dalam novel itu seperti sebuah pentas. Akan tetapi setting tersebut tetap memiliki aturan dan batasan tersendiri untuk setiap setting yang digunakan.

Ada tiga setting yaitu: "Position", "Time" dan "Atmosphere". Melalui ketiga elemen ini, kita dapat menciptakan dunia baru kita sendiri, meskipun sebenarnya kita belum pernah menulis tentang dunia yang kita tulis. Pada bagian ini, peran imajinasi sangatlah penting. Jika Anda merasa tidak dapat mengatur, silakan mulai dari pengaturan sekitarnya.

Misalnya jika Anda berdomisili di Makassar, maka tuliskan pengaturan nya sesuai dengan kota Makassar yang ingin Anda gambarkan. Jangan malah seperti memaksakan diri untuk membentuk suasana yang ada di kota Paris, yang bahkan Anda sendiri tidak mengenali detail suasana di kota Paris, membaca artikel di Internet saja tidak cukup untuk menunjang pengetahuan Anda.

Jadi, supaya lebih baik tulislah setting yang kamu pahami, yang benar-benar dekat dengan kamu ya...


4. Menentukan Elemen Arsitektural Dan Elemen Pendukung Lainnya.

Komponen novel adalah elemen penting dan membutuhkan pertimbangan yang cermat. Jika tidak ada unsur pembangun dari sebuah karya tulis, maka karya tulis tersebut tidak akan efektif disebut novel.

Setiap novel memiliki bab pendukung yang menghubungkan satu blok bangunan ke blok lainnya. Jika blok bangunan yang digunakan tidak benar, maka novel yang kamu sajikan akan terasa tidak lengkap.


5. Buat Kerangka Tulisan

Garis besar yang tertulis merupakan patokan awal yang menjadi poros pemikiran kita. Dengan menuliskan garis besar awal, maka akan muncul ide utama dipikiraan mu. Garis besar penulisan merupakan bagian dari pelaksanaan rencana penulisan nanti. Dalam kerangka penulisan, catatlah konten yang akan ditulis dalam novel yang akan ditulis nanti.

Menulis garis besar tulisan dapat membantu Anda mengingat apa yang ingin Anda tulis dalam novel. Dengan menggunakan framework ini, Anda juga dapat menggunakannya sebagai tempat mengumpulkan data untuk digunakan di masa mendatang.


6. Mulailah Menulis!

Ini adalah proses inti dari semua pikiran dan imajinasi Anda yang telah Anda konseptualisasikan dan kumpulkan dalam pikiran Anda diubah ke dalam tulisan. Temukan tempat menulis yang paling nyaman dan waktu yang tepat untuk mendukung tulisan Anda sehingga tulisan yang akan Anda selesaikan dapat mencerminkan ide-ide Anda dengan sempurna.

Jangan terburu-buru menyelesaikan konseptualisasi tulisan, gunakan kerangka tulisan yang sudah dibuat. Jika Anda kehilangan inspirasi dan menghadapi krisis konsep, berhentilah dan lakukan beberapa aktivitas yang bermanfaat untuk menyegarkan pikiran Anda. Setelah Anda rileks kembali, coba lanjutkan menulis segera.


7. Edit kembali naskah yang Anda buat

Menulis ulang naskah yang dibuat adalah proses kreatif kedua setelah menulis. Tahukah Anda, kegiatan ini juga akan menarik, karena Anda akan menjadi editor naskah Anda sendiri. Setelah Anda selesai menulis, Anda harus membaca kembali tulisan tersebut dari awal sampai akhir.

Perhatikan penempatan tanda baca, ejaan, margin, penggunaan kalimat majemuk, catatan kaki (daftar pustaka jika memungkinkan). Anda dapat menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) untuk membantu Anda mengedit. Perhatikan juga penggunaan antar kalimat.

Bisakah kalimat yang Anda sajikan masih nyambung atau tidak dari satu topik ke topik lainnya? Maka dari itu periksa kembali tulisan, jangan sampai membingungkan pembaca.


Itulah beberapa rahasia menulis novel untuk pemula. Apakah Anda berkeinginan untuk segera menulis ? Maka lanjutkanlah. Untuk info penerbitan buku novel bisa kunjungi Penerbit Indie Indonesia, berikut ini >>> Penerbit EL-MARKAZI.

----------------------------------------------------

Dapatkan artikel terbaru kami
Dengan masukkan nama dan email Anda di bawah ini




BERMANFAAT? Boleh SHARE Klik Di Bawah Ini

No comments:

Post a Comment


Catagories

cerpen (1) drafting (8) editing (4) fiksi (12) karya ilmiah (4) Lomba (1) nonfiksi (8) novel (9) penulis (11) prewriting (2) Publishing (4) puisi (2) Tips dan Trik (20)

SEARCH