DAPATKAN ARTIKEL TERBARU

Monday, May 1, 2017

Mengungkap Rahasia yang Terdapat di Dalam Proposal Penawaran Naskah


Apa yang akan Anda lakukan ketika telah menyelesaikan naskah

Sebuah pertanyaan klasik yang sebenarnya tidak memerlukan jawaban. 
Ya, jawabannya sudah jelas. Tulisan itu ditulis untuk dibaca. 

Jadi, ketika Anda menulis naskah berarti Anda ingin naskah Anda dibaca orang. 
Benar, kan? Intinya ketika naskah selesai, maka penulis yang “sehat akalnya” akan mencoba mempublikasikan naskahnya. Untuk apa coba kalau harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk menulis naskah dan ketika naskah selesai, tetapi hanya di diamkan saja?



Lalu, pertanyaannya bagaimana cara mempublikasikan naskah? Caranya mudah. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan naskah Anda ke penerbit. Untuk bisa menawarkan naskah Anda, hal utama yang harus Anda lakukan adalah membuat menawarkan naskah ke penerbit atau dalam bahasa lain “membuat proposal penawaran naskah”.

Baca juga : Cara Agar Naskah kita Pantas Di Terbitkan

Apa saja yang harus dicantumkan dalam proposal penawaran naskah itu? Simak tulisan ini hingga selesai, ya...
  
  1.   Identias diri. Tidak ada buku yang tidak ada penulisnya. Anda harus menjelaskan dulu identitas diri Anda sebelum menawarkan naskah. Pastikan identitas itu memberi informasi yang jelas kepada penerbit tentang diri Anda.

  2.   Alamat lengkap. Cantumkan alamat lengkap, termasuk kontak, yang memudahkan penerbit untuk menghubungi Anda. Tulis alamat-alamat seperti e-mail, nomor HP aktif, dan lain sebagainya dengan selengkap-lengkapnya. Penerbit bisa memilih salah satu jalan untuk menghubungi Anda.
    
    3.   Riwayat kepenulisan. Bagian ini berisi tentang karya apa saja yang telah Andaterbitkan. Bisa di media cetak atau dalam bentuk buku. Dianjurkan bagi Anda untuk menuliskan karya-karya yang berhubungan dengan naskah yang hendak Anda tawarkan. 
   Misalnya, ketika Anda menawarkan karya berbentuk novel, maka Anda bisa menuliskan novel-novel yang pernah Anda terbitkan. Bagaimana dengan novel yang satu genre? Itu lebih baik.
   
   4.   Tawaran judul. Anda menyajikan judul yang Anda tulis, tetapi Anda juga menyajikan tempat untuk penerbit jika terjadi kemungkinan ada rekomendasi judul lain dari penerbit. Penerbit merekomendasikan judul biasanya karena mempertimbangkan pasar.

Baca juga : Sikap yang harus di tanamkan dalam diri seorang penulis
     
  5.   Daftar isi atau calon daftar isi. Buatlah daftar isi dan kalau bisa mencantumkan perkiraan banyaknya halaman naskah jadi yang akan Anda tulis. Anda bisa membuat judul dalam daftar isi beserta perkiraan halamannya.

   6.   Sinopsis. Sinopsis adalah paragraf-paragraf yang menggambarkan keseluruhan isi buku Anda. Sinopsis ini sangat penting karena penerbit bisa mengerti isi buku dan membayangkan prospek dan pihak marketing akan tahu sasaran pemasaran naskah tersebut. Dengan sinopsis ini penerbit juga akan mudah untuk menentukan naskah itu diterima atau ditolak tanpa memerlukan waktu yang lama.

   7.   Sasaran tembak. Penyajian sasaran pembaca pada naskah Anda sangat penting untuk memudahkan bagian marketing penerbitan menganalisis pasar. Dengan begitu, naskah Anda dapat difokuskan kepada kategori tertentu.

   8.   Buku-buku sejenis. Penulis diharapkan untuk tidak ragu dalam mencantumkan buku-buku yang sejenis. Namun, Anda harus menyebutkan juga kelebihan dan yang membedakan naskah Anda dengan buku-buku sejenis. Anda juga harus mampu meyakinkan mereka dengan kalimat yang tegas.

    9.   Tawaran bantuan penjualan. Ketika menjadi penulis, sebenarnya posisi Anda tidak hanya penulis saja. Namun, Anda juga sebagai “penjual” yang mempromosikan barang Anda. Anda bisa menyertakan rencana promosi dan penjualan yang mungkin bisa Anda bantu ketika naskah Anda mendapatkan acc dan diterbitkan. Anda bisa menuliskan cara peluncuran buku yang Anda rancang di kampus, berapa banyak buku yang bisa Anda bantu jual, dan strategi pemasaran (promosi) dalam blog Anda. Poin ini sebenarnya sering dilupakan penulis ketika menawarkan naskah-naskahnya.

Baca juga : Berani menjadi penulis sukses, lakukan 8 tantangan ini
   
    10. Tambahan. Anda bisa menambahkan dalam proposal penawaran Anda dengan contoh sampul buku, testimoni dari tokoh-tokoh terkenal, atau surat pernyataan akan keaslian naskah Anda yang menyatakan bahwa itu benar-benar naskah yang Anda tulis. Ini bisa menjadi bahan penguat kemungkinan diterbitkannya naskah Anda.

Demikian sepuluh rahasia yang terdapat dalam proposal penawaran naskah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba mengaplikasikan ilmunya.

----------------------------------------------------

Dapatkan artikel terbaru kami
Dengan masukkan nama dan email Anda di bawah ini




BERMANFAAT? Boleh SHARE Klik Di Bawah Ini

No comments:

Post a Comment

Catagories

SEARCH