DAPATKAN ARTIKEL TERBARU

Wednesday, October 5, 2016

3 Macam Gangguan Yang Menghambat Anda Menulis serta Cara Mengatasinya


Masih ingat kisah Nabi Adam? Ya, dalam kisahnya dijelaskan bahwa iblis mati-matian menggoda Nabi Adam dan istrinya, Siti Hawa, untuk memakan buah Khuldi. 

Saat itu mereka sedang berada di dalam surga. Buah Khuldi merupakan buah pantangan. Nabi Adam dan Siti Hawa dilarang untuk mendekati atau lebih-lebih memakannya. Semua keinginan di surga dikabulkan, kecuali satu itu saja. 

Dalam kisah selanjutnya akhirnya mereka tergoda rayuan iblis sehingga memakan buah Khuldi. Alhasil, mereka dikeluarkan dari surga dan diturunkan di bumi (dunia). 

Merekalah manusia pertama yang menghuni bumi. Saat itu di bumi yang luas ini belum ada orang lain selain mereka. Dari merekalah kemudian beranak pinak hingga sampai ke kita sekarang.

Tidak ubahnya dalam hal memegang teguh sebuah prinsip (sebagaimana kisah singkat Nabi Adam di atas), dalam hal yang lain pun akan selalu ada godaan. 

Tidak terkecuali saat menulis. Banyak sekali godaan-godaan yang menjumpainya. Berikut beberapa penjelasan singkat mengenai godaan-godaan yang datang saat menulis.

1. Godaan di Tengah Jalan

Inti dari godaan adalah suatu perkara yang ingin menghentikan langkah dan membengkalaikannya. Godaan tidak pernak memperkenankan yang digoda menggapai suatu tujuan yang telah diniatkan. 

Dalam menulis, godaan yang cukup besar adalah godaan di tengah jalan. Godaan ini hadir dengan tiba-tiba penulis kehilangan hasrat dan tidak memiliki niat lagi untuk melanjutkannya hingga selesai. 

Banyak sekali calon tulisan atau calon buku yang terbengkalai karena penulisnya tiba-tiba kehilangan hasrat dan tidak memiliki niat lagi untuk menyelesaikannya. 

Banyak juga buku-buku berpotensi yang menjadi sangat lambat selesai karena kecepatan produksi yang menurun.

Menumbuhkan kesetiaan hasrat, passion dengan napas panjang, dan talenta untuk menginspirasi pikiran agar tidak mati gairah merupakan langkah-langkah bijak dalam menghadapi godaan ini. 

Mengondisikan mood juga perlu dilakukan, supaya penulis senantiasa merasa mood terbaik saat menulis.
Baca juga : 8 Kunci Menjaga Good Mood dalam Menulis
2. Tiba-tiba Tidak Asyik Lagi

Sudah sering terjadi tiba-tiba penulis merasa tidak suka dengan yang telah dituliskannya. Kejadian semacam ini biasanya beriringan dengan kondisi mood. 

Penulis merasa tulisannya tidak bagus dan akhirnya meninggalkannya. Meninggalkan tulisan berarti tidak melanjutkan atau tidak menyelesaikannya. 

Dan hasilnya? Sudah pasti, tulisan tidak selesai. Sangat sayang bukan, penulis sudah susah-susah menulis, lalu tiba-tiba merasa tulisannya tidak asyik lagi? Padahal, bisa jadi tulisannya sudah setengah jalan atau hampir selesai.

Lalu, bagaimana mengatasi hal itu? Menganggap tulisan sebagai kekasih. 

Maksudnya, anggaplah tulisan itu sebagai kekasih yang harus didatangi dan diperhatikan. Penulis harus mencintai kekasihnya. So, jadilah penulis yang setia. Jadilah penulis yang senantiasa menaruh perhatian kepada kekasihnya. 

Dan ketika kekasih sudah diperhatikan dengan baik, maka ia akan luluh dan takluk. Setelah itu, ia akan menuruti apa yang akan penulis lakukan. Ups, maksudnya tulisan. Hehe. Dilarang berpikir ke mana-mana. Fokus pada materi.
Baca juga: 8 Rahasia Agar Naskah Buku Selesai dalam Waktu 40 hari bahkan kurang

3. Kekurangan Referensi

Ide sangat layak, alur kalimatnya juga oke, tetapi kehabisan kosakata. Itu sangat berbahaya. Karena bisa jadi tulisan akan berhenti, bahkan tidak dilanjutkan sama sekali. 

Kehabisan kosakata atau bahan acuan merupakan hal yang sangat fatal. Saat itu penulis akan kehabisan akal untuk mengaminkan tuntutan idenya.

Cara mengatasinya yaitu dengan menambah daftar buku bacaan yang dapat memenuhi kebutuhan tulisannya. Sebenarnya ini berkaitan dengan poin-poin sebelumnya, yaitu penulis sebagai pembelajar. 

Penulis harus banyak bahan bacaan, mengingat tuntutan tulisannya. So, sebagai penulis harus mau membaca tulisan orang.

Demikian pembahasan seputar godaan yang akan datang dalam kepenulisan. Hadapi godaan itu dan teruslah menulis hingga selesai. 

Jangan menyia-nyiakan ide atau karya yang sudah setengah jalan dengan tidak melanjutkannya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba mengaplikasikan ilmunya.

Dapatkan Juga Panduan Menulis Yang Terbukti Menghasilkan Naskah Buku Siap Terbit Dalam Waktu 40 Hari Bahkan Kurang KLIK SINI.

----------------------------------------------------

Dapatkan artikel terbaru kami
Dengan masukkan nama dan email Anda di bawah ini




BERMANFAAT? Boleh SHARE Klik Di Bawah Ini

2 comments:

Catagories

SEARCH