DAPATKAN ARTIKEL TERBARU

Thursday, May 5, 2016

Panduan Cara Menulis Karya Ilmiah sederhana - Part 2


Nah ini bagian lanjutan dari panduan menulis karya menuliss ilmiah sederhana.
Langsung aja yuk.
Syarat menulis karya ilmiah
Biasanya para akademisi terutama mahasiswa sering menggeluti bagian ini. Bagaimana menulis karya ilmiah masih banyak kekurangan yang dilakukan. Duh, kalo ngomongin tentang ilmiah gini biasanya kaku ya. Biar nggak kepanjangan kita langsung lihat yuk syarat-syratnya.

Manurut Dwiloka dan Riana (2005 : 3-4) sekurang-kurangnya ada empat syarat jika ingin menulis Karya ilmiah:
    1.      Motivasi dan disiplin yang tinggi. Seperti tulisan pada umumnya, tidak akan selesai jika tidak bisa disiplin melakukannya.

   2.      Kemampuan mengolah data. Nah disini kita sangat perlu memahami cara-cara pengolahan data yang baik. Kalo kamu nggak tahu JANGAN PERNAH malu untuk bertanya. Tak ada kata gengsi untuk ilmu oke.

    3.      Kemampuan berpikir logis dan urut. Berbeda dengan buku atau tulisan berbentuk cerita, menulsi karya ilmiah perlu diatur sosstematisnya dengan akurat, jangan dissepelekan ya.

    4.      Kemampuan berbahasa. Nah disini ketika kamu menulis karya ilmiah, tidak bisa menggunakan kata-kata puitis ataupun manis layaknya pujangga. Tetap harus menggunakan bahasa yang formal dan baku. Sederhananya sama, ingin tahu kata-kata yang baik untuk dipakai tulisan, harus banyak baca. Baca jurnal, artikel, skripssi dan lainnya oke. Tetap semangat..


Dalam beberapa ulasan lain ada juga yang menjadi syarat-syarat tulisan karya ilmiah
    1.      Penulisannya berdasarkan hasil penelitian
    2.      Sesuai fakta, pembahasannya dilakukan ecara objektif
    3.      Karangan atau tulisan yang dicari memiliki solusi pemecahan
    4.      Menggunakan metode tertentu tergantung dari masalah yang dituliss.

Banyak sekali jika kita ingin membahas tentang karya ilmiah ini. Namun yang terpenting ketekunan kita untuk menuliskannya. Jika dikampus banyak jenis tulisan ilmiah yang bisa dilakukan. Sseperti PKM,PMW, dan lainnya. Seringlah menulis maka kamu akan terbiasa menulis.


Baca juga: Langkah-langkah menulis Puisi yang baik dan benar
Hakikat menulis karya ilmiah

Penulisan ilmiah sudah pasti tulisannya berdasarkan dari struktural dan prosedur ilmiah. Menemukan solusi dan masalah yang dipecahkan dalam koridor tertentu untuk menunjang tulsian ilmiah sangatlah diperlukan. Ingat, ini bukan tulisan cerita jadi tidak bisa sal menuliskannya. Penulis harui bisa menempuh prosedur ilmiah yang meliputi tahapan –tahapan tertentu.

Berawal dari pemilihan topik atau bahasan; dilanjutkan dengan mengumpulkan informasi dan bahan yang diperlukan untuk menuliskan karya ilmiah; lihat apakah bahan yang kita kumpulkan sudah pas, perlu dilakukan evaluasi untuk memasstikan keabsahan tulisan ilmiah kita; dari bahan yang telah dikumpulkan kelola dan lakukan apa yang perlu dilakukan untuk emlengkapai tulisan ilmiahnya; lalu barulah saatnya menulis.

Kendala dan Kesulitan dalam menulis karya ilmiah

Sebagai penulis tentunya akan ada hambatan ketika menyelesaikan tulisan. Begitu juga dalam penulisan kaya tulis ilmiah. Ada saja yang menjadi hambatan dan kesusahan dalam menulisnya.

Ini bisa jadi alasan singkat yang menjadi kendala dan kesulitan dalam menulis karya tulis ilmiah:

1. Tidak biasa. Kita terlalu malas untuk mencoba sehingga ketika harus membuatnya kitapun bingung. Bisa jadi jika mahasiswa yang bingung satu-satunya karya tulis ilmiah yang pernah dibuatnya hanyalah skripsi.
   
   

   2. Takut salah. Kita manusia, bukan malaikat. Tak akan ada hal yang benar-benar sempurna di dunia ini, termasuk tulisan. Terstruktuir apapun dan sebagus apapun tulisan yakinlah masih ada yang kurang. Tidak perlu takut jika kita ingin menuliskannya. Yang penting mencoba.
        
    3.  Yang penting jadi. Disini mental kita yang perlu dibangun. Buatlah tulisan dengan sepenuh hati dan sebaik yang dimampu. Terkadang kita hanya berpikir yang penting jadi tanpa melakukan dengan maksimal. Sehingga membuat tulisan tersebut tidak baik. Disanalh yang membuat kita tidka mengerti sepenuhnya tentang tulisan karya ilmiah karena kita sendiori tidak pernah serius melakukannya.

Jadi bukan masalah kita tidak paham, tapi kita mau atau tidak. Oke , selamat menulis dan terus berkarya.

Kerangka Menulis Karya Ilmiah
(Yuri, 2014) kurang lebih ada dua tipe karangan dalam tulisan ilmiah:
  • Kerangka topic
Kerangka topic terdiri atas kata,frasa,atau klausa yang di dahului tanda-tanda atau kode tertentu yang lazim untuk menyatakan hubungan antara gagasan. Tanda baca akhir (titik)tidak di perlukan karena tidak di pakainya kalimat lengkap. Dan biasanya kerangka topic sering di gunakan dalam praktik pemakaian.
  • Kerangka kalimat
Kerangka kalimat bersifat resmi, berupa kalimat lengkap. Pemakaian kalimat lengkap menunjukan diperlukannya pemikiranyang lebih luas dari pada yang dituntut dalam kerangka topic.

Ringkasnya kerangka karangan terdiri dari bagian pembukaan, isi, dan penutup. pada bagian pembukaan, dirumuskan secara ringkas latar belakang pentingnya suatu tema dibahas.bagian isi memuat point-point pokok pikiran yang akan di tulis,sedangkan pada bagian penutup berisi kesimpulan dan atau saran-saran.
  • Pendahuluan; di pendahuluan ini biasanya membahas tentang kenapa maslah ini diangkat dalam karya tulis ini. Alasan-alasan dasar pengangkatan masalah ini untuk ditulis.
  • Isi, Bagian ini mulai menjelaskan tentang isi inti dari apa yang akan ditulis. Dimulai dari masalah yang diangkat, dijelaskan penyebab dan akibat, dan juga solusi yang ditawarkan untuk pemecahan masalah tersebut.
  • Pembahasan dan penutup, pada bagian ini biasanya menunjukkan hasil yang sudah dilakukan penelitiannya. Baik atau tidak , ada peningkatan atau penurunan, di tulis dan dijelaskan semua pada bagian penutup ini. Biasanya ada saran dari penulis untuk masalah yang berkaitan dengan tulisannya bisa untuk dilakukan oleh penulis ilmiah lainnya di maa yhang akan datang.
Etika dalam menulis karya ilmiah

Menulis karya tulis ilmiah tentunya memiliki aturan dan etika yang lebih ketat. Banyak hal yang harus diperhatikan. Rambu-rambu akademisi perlu diperhatikan dengan baik dalam menuli karya ilmiah ini.


Pada penulisan karya ilmiah, yang paling di wanti-wanti yaitu plagiarisme. Sebuah karya ilmiah yang memiliki aturan ketat dalam penulisannya menjunjung tinggu nilai kejujuran. Jika ingin menggunakan perkataan orang atau kutipan sudah ada cara-cara yang dianjurkan. Tidak langsung mengcopy dan paste kalimatnya.

Tetap gunakan referenssi ilmiah dalam setiap rujukan dan juga tulian yang diangkat haruslah benar-benar ilmiah dan objektif. Merujuk pada fakta dan fenomena yang ada, sehingga tidak terkesan dibuat-buat.

Selain itu, ketika membuat karya ilmiah juga harus benar-benar lengkap dan asli. Sebagai penulis yang baik tentunya tidak akan melakukan kecurangan-kecurangan yang tidak perlu. Seperti pengolahan data, jangan sampai dimanipulasi agar bisa terlihat sempurna. Membuat data yang tidak ada menjadi seolah-olah ada, sehingga menampakkan karya ilmiah yang dibuat menjadi bagus.


Baca juga: Cara Menulis Cerpen untuk pemula

Kiat Menulis Karya Ilmiah
Sampai deh saatnya menulis karya ilmiah. Untuk memudahkan ni kiat-kiat yang perlu kamu lakukan sebelum memulai menulis karya ilmiah biar tertata dan bagus:
1.   Tentukan tema dan pokok bahasan yang akan kamu bahas
2. Cari masalah pokok yang akan diangkat dari tema yang ingin diangkat
3. Buatlah judul sementara yang menggambarkan karya tulismu secarakeseluruhan, yang di dalamnya ada masalah yang diangklat dan solusi yang ditawarkan
4.  Riset, tidak hanya menulis buku cerita, karya ilmiah tentunt=ya memerlukan riset yang lebih rinci. Cari sumber, data, jurnal, dan pendukung lainnya untuk membuat karya ilmiahmu akurat
5.  Buat mind mapping. Ini untuk memudahkan kamu ketika menulis karya ilmiah, untuk memetakan bagian-bagian yang akan ditulis
6.   Perhatikan kelemahan dan keunggulan kerya tulis yang kamu buat. Ada yang perlu diperbaiki atau dikurangi. Tidak usah memaksakan sempurna yang pentik lakukan dengan baik dan jujur
7.  Perhatikan batasan dan cakupan yang kamu tulis. Jangan bertele- tele karena ini karya ilmiah, jadi harus tetap sistematis dan teratur.
8.   Masukkan idedan pemikiranmu tentang masalah yang diangkat dan dibahas, untuk memastikan kamu paham dengan karya ilmiah yang dibuat.


Tulislah, tak perlu banyak menunggu dan berpikir, ketika sudah siap mulai tulis karya ilmiahmu. Semoga bermanfaat :-)


----------------------------------------------------

Dapatkan artikel terbaru kami
Dengan masukkan nama dan email Anda di bawah ini




Silahkan di SHARE Jika Bermanfaat

No comments:

Post a Comment

Catagories

SEARCH